1. Urutan gelombang elektromagnetik berikut ini dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi adalah…
A. cahaya tampak, sinar ultraviolet, sinar gamma
B. sinar inframerah, sinar-X, cahaya tampak
C. sinar-X, sinar inframerah, sinar ultraviolet
D. sinar ultraviolet, cahaya tampak, sinar inframerah
E. gelombang TV, sinar ultraviolet, sinar inframerah
Jawaban: A
Pembahasan:
Urutan gelombang elektromagnetik dari frekuensi rendah ke tinggi adalah sebagai berikut:
-gelombang radio
-gelombang TV
-gelombang radar
-sinar inframerah
-cahaya tampak
-sinar ultraviolet
-sinar-X
-sinar gamma
2. Perhatikan gambar berikut !
3 buah kapasitor X, Y dan Z disusun
seperti gambar. Jika saklar S ditutup tentukan :
a) Nilai kapasitas kapasitor
pengganti rangkaian
b) Muatan yang tersimpan dalam
rangkaian
(Sumber gambar dan angka : Soal
Ujian Nasional Fisika SMA 2007/2008)
Pembahasan:
aa)
Paralel antara kapasitor X dan Y
didapatkan kapasitor ekivalennya namakan Cxy :
Sekarang
rangkaian menjadi lebih sederhana yaitu terdiri dari Cxy yang diseri dengan Cz
yang menghasilkan kapasitas pengganti namakan Ctot :
bb)
Muatan yang tersimpan dalam
rangkaian namakan Qtot
3. Sebuah
batang yang sangat ringan, panjangnya 140 cm. Pada batang bekerja tiga gaya
masing-masing F1 = 20 N, F2 = 10 N, dan F3 =
40 N dengan arah dan posisi seperti gambar. Besar momen gaya yang menyebabkan
batang berotasi pada pusat massanya adalah....A. 40 N.m
B. 39 N.m
C. 28 N.m
D. 14 N.m
E. 3 N.m
Pembahasan :
Poros momen gaya di pusat massa, sehingga jarak-jarak terhadap gaya adalah 70 cm terhadap F1, 30 cm terhadap F2 dan 70 cm terhadap F3. Ubah jarak-jarak ke satuan meter. Searah jarum jam disini diberi tanda positif, berlawanan dengan jarum jam diberi tanda negatif.
Poros momen gaya di pusat massa, sehingga jarak-jarak terhadap gaya adalah 70 cm terhadap F1, 30 cm terhadap F2 dan 70 cm terhadap F3. Ubah jarak-jarak ke satuan meter. Searah jarum jam disini diberi tanda positif, berlawanan dengan jarum jam diberi tanda negatif.
4. Perhatikan gambar!
Pembahasan :
Menentukan titik berat segitiga digabungkan dengan titik berat persegi panjang, luasan , yang dicari adalah Yo.
Persegi panjang (bangun I)
Luas A1 = 20 x 10 = 200
Y1 = 5
Segitiga (bangun II)
Luas A2 = 1/2 x 40 x 15 = 300
Y2 = 10 + 5 = 15
(Tinggi segitiga didapat dari phytagoras rumus)
Menentukan titik berat segitiga digabungkan dengan titik berat persegi panjang, luasan , yang dicari adalah Yo.
Persegi panjang (bangun I)
Luas A1 = 20 x 10 = 200
Y1 = 5
Segitiga (bangun II)
Luas A2 = 1/2 x 40 x 15 = 300
Y2 = 10 + 5 = 15
(Tinggi segitiga didapat dari phytagoras rumus)
5. Dua troli A dan B masing-masing 1,5
kg bergerak saling mendekati dengan vA = 4 m.s−1 dan vB
= 5 m.s−1 seperti pada gambar. Jika kedua troli bertumbukan tidak lenting
sama sekali, maka kecepatan kedua troli sesudah bertumbukan adalah....
A. 4,5 m.s−1 ke kanan
B. 4,5 m.s−1 ke kiri
C. 1,0 m.s−1 ke kiri
D. 0,5 m.s−1 ke kiri
E. 0,5 m.s−1 ke kanan
Pembahasan :
A ke kanan, VA → +
B ke kiri, VB → −
Jenis tumbukan tidak lenting sama sekali, maka kedua benda menjadi satu dan bergerak dengan kecepatan yang sama setelah tumbukan, sehingga vA' = vB' = v'
Hukum kekekalan momentum:

Sesuai tanda di atas, minus adalah ke kiri.







0 komentar:
Posting Komentar